Wednesday, 26 April 2023

Prasasti Senja


Matahari menjingga di sudut bumi

Menyapu siluet

Menampilkan gelap bersama waktu


Kau bertanya apakah kau tak lebih berarti dari sekedar kenangan lama yang tertanam dibawah prasasti

Aku tahu bukan ragu tanyamu

hanya sekadar meyakinkan diri  karena kau daun terakhir di ranting itu


Kau bersiap untuk jatuh dan bersemi ketika badai menerjang pesisir kita

namun kau terus bertahan

seperti aku


Kita mengukir janji untuk bersama 

seperti siang yang berganti malam 

atau senja sebagai penanda


tak perlu kau hawatirkan angin

atau gelapnya malam yang mencekam

tak perlu mempertanyakan matahari

atau arah angin berhembus


akan selalu ada badai yang datang membuat kita ragu

tapi ingatlah

cerita ini bukan hanya tentang rindu []


(Dikala senja menepi, di hari bahagiamu 260423)

0 comments:

Post a Comment

 
;