Manis, cerewet, hidung nanggung, perhatian, maunya diet, overthingking dan sering download masalah.
Duh aku bingung harus menulis apa untuk kado ulang tahunmu. Kau begitu sempurna, sampai aku tak bisa berkata apapun lagi. Entah ini adalah anugerah ataukah musibah ketika kau mengembalikan hal-hal tersebut di atas kepadaku untuk dijadikan tulisan. Kau tau kan aku bukan wartawan kriminal yang biasa menceritakan kejadian secara faktual.
Besok atau hari ini adalah ulang tahunmu. Orang-orang akan mengucapkan selamat diiringi do'a semoga kau senantiasa sehat, diberi kelimpahan rezeki dan berbahagia. Aku sama seperti mereka, berdoa serupa hanya saja terkadang kekecewa datang disudut yang mendalam. Ini tahun ke 40-mu dan kita masih tak bisa bersama.
Kau tau, aku ingin bertindak brutal, seperti film-film romansa yang penuh intrik percintaan. Entah itu terpisah oleh kasta ataupun keluarga. Inginku menarikmu keluar darisana. Seperti mimpi yang sering kuutarakan, aku yakin kau pasti mengingatnya. Menua bersamamu, dalam kesederhanaan senja. Di sebuah rumah kecil yang dikelilingi sawah dan telaga. Dimana sayur mayur yang kita tanam memberi nutrisi pada sisa-sisa umur kita. Aku tahu itu hanya inginku, aku bahkan setengah yakin apakah aku mampu. Setelah semua kondisi dan keadaan yang kualamai. Aku takut rumah itu menjadi tempat penyesalan, ketika salah satu dari kita akan pergi terlebuh dahulu. Dan kita sudah memilih jalan itu.
Tapi satu hal yang pasti, aku tak akan pergi. Sampai kau memutuskan pergi dariku. Terkecuali kalau memang sudah sampai waktuku. Aku hanya ingin melihatmu bahagia, meskipun tidak bersama, aku selalu merasakan semuanya. Terutama cerewetmu itu. Kuberi Capslock ya, CEREWETMU. Kau tau tak banyak laki-laki yang mempunyai kekuatan super seperti itu, menahan gempuran diantara celah overthingking dan download masalahmu. Kau tau kadang aku juga hampir menyerah. Bila kau melihatku senyap bak hilang ditelan bumi, hanya akan ada dua kemungkinan. Aku pergi ketempat sunyi untuk meredamkan hati. Atau aku memang sudah ditelan bumi.
Tak banyak yang bisa kukatakan, Selain Doa dan harapan. Semoga Tuhan memberikan kita jalan untu k bersama, kapanpun itu. Karena aku akan selalu menantimu, sekarang, besok atau di kehidupan yang akan datang. Selamat Ulang Tahun belahan Jiwaku. Aku akan selalu sayang dan mencintaimu. Selamanya..... []

0 comments:
Post a Comment